Budaya Pemerkosaan yang Marak di India

Pemerkosaan yang Marak di India

Budaya Pemerkosaan yang Marak di India – Tragedi dua orang anak perempuan yang digantung oleh oknum yang tidak bertanggung jawab terjadi di India. Kedua anak perempuan tersebut merupakan korban pemerkosaan yang dipengaruhi oleh ras atau kasta. Di India, perbedaan kasta menjadi faktor penting yang menyebabkan kekerasan seksual pada wanita. Golongan kasta yang paling rendah dianggap sebelah mata oleh masyarakat India karena dianggap dapat mengotori kesucian bagi orang lain. Ada sekitar 200 juta jiwa yang memberikan perlawanan akan perbedaan kasta di India. Warga India yang menantang perbedaan kasta dikenal dengan nama kasta Dalit. Kasta Dalit sendiri masih mendapatkan diskriminasi oleh kasta atau warga lainnya. Diskriminasi tersebut tidak hanya mereka peroleh di daerah tempat tinggal melainkan juga di sekolah, tempat beribadah dan lokasi dimana kasta Dalit mencari pekerjaan. Upaya kasta Dalit dalam mendapatkan hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan dan pekerjaan menimbulkan dampak yang cukup mengkhawatirkan. Ada sekitar 67% wanita kasta Dalit yang mengalami kekerasan secara seksual.

Beberapa bulan yang lalu, dikabarkan ada 4 orang wanita asal kasta Dalit yang mengalami pemerkosaan. Dua dari empat orang korban pemerkosaan tersebut harus menghempaskan napas terakhirnya. Setiap harinya, ada beberapa warga kasta Dalit yang meninggal karena dibakar oleh kasta lainnya. Dengan tingginya tindak kejahatan yang dialami oleh kasta Dalit, mereka tidak mampu memberikan penentangan terhadap sistem kasta yang terjadi di India. Sistem kasta di India banyak dijadikan alasan bagi para pelaku kekerasan seksual agar dapat terhindar dari hukuman. Dari investigasi yang dilakukan oleh PBB, kekerasan seksual di India dapat terjadi pula akibat budaya patriarki. Budaya patriarki bahkan didukung keras oleg semua lembaga penegak hukum di India. Dampak dari budaya patriarki sendiri adalah status wanita lebih rendah jika dibandingkan dengan lelaki dan membuatnya sulit mendapatkan keadilan. Kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang dialami oleh kasta Dalit merupakan tamparan keras bagi pemerintah India. Pemerintah dianggap tak mampu memberikan perlindungan bagi warga negaranya sendiri.

Untuk mendapatkan perawatan yang sama dengan kasta lainnya, ada banyak perempuan asal kasta Dalit yang melakukan pergerakan di kawasan Asia Tengah. Para perempuan Dalit yang berasal dari latar belakang berbeda ini membuat berbagai gerakan yang tujuannya untuk mengakhiri jumlah pemerkosaan akibat perbedaan kasta. Dengan gerakan tersebut, perempuan Dalit tidak hanya berupaya untuk mendapatkan kebebasannya agar dapat hidup setara dengan kasta lainnya melainkan juga untuk memperjuangkan hak asasi bagi para korban pemerkosaan yang terjadi di India. Warga India diharapkan tidak lagi menjadikan perbedaan kasta untuk menindas orang yang lemah dan dapat menghormati satu sama lain tanpa harus memandang kasta apa yang mereka miliki.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!